Anda Sering Tersesat? Ini Penyebabnya

Lifestyle
Image credit: © Stefan Armijo
Urbanoustics - Pernahkah Anda menatap peta di ponsel Anda namun merasa bingung karena GPS Anda mengarahkan Anda untuk ke arah yang salah?

Ternyata wilayah otak yang disebut dengan entorhinal, yang terkenal karena perannya dalam memori formasi inilah yang biasanya disalahkan karena kesalahan arah yang Anda lakukan tersebut.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Current Biology, daerah otak ini dapat membantu manusia memutuskan ke arah mana dia harus pergi untuk mencapai tujuan. Dalam studi tersebut, para peserta diharuskan melakukan perjalanan melalui alat penjelajahan virtual, yang terdiri dari ruang persegi dengan empat objek yang unik di setiap sudut dan lanskap yang berbeda pada masing-masing empat dinding.

Setelah mereka terbiasa dengan lingkungan, para relawan harus menavigasi serangkaian jalan dari satu sudut yang lain, sementara para peneliti memantau aktivitas otak mereka dengan functional magnetic resonance imaging.

Pada saat peserta membayangkan jalan melalui ruang maya tersebut, para peneliti menemukan bahwa, kekuatan sinyal dari daerah otak entorhinal ini berhubungan langsung dengan kinerja navigasi, memberikan beberapa wawasan baru mengapa beberapa orang tidak perlu berhenti untuk mencari arah, bahkan saat menavigasi jalan keluar dari garasi parkir.

Dari hasil penelitian tersebut, diketahui pula bahwa, daerah otak ini juga memiliki peran dalam mengambil keputusan tentang suatu arah, untuk memilih ke arah mana kita ingin atau akan pergi. Wilayah entorhinal otak telah lama dikenal untuk membantu orang mengidentifikasi arah, tapi untuk merencanakan rute, navigator juga harus membayangkan arah tujuan mereka.

Jadi, jika Anda masih saja tersesat meskipun telah memakai GPS atau peta virtual, maka Anda tidak perlu menyalahkan entorhinal yang ada di otak kepala Anda sebagai penyebabnya. Hal itu terjadi karena Anda hanya bertumpu pada alat navigasi Anda saja.

Yang harus Anda lakukan adalah, lihat dengan benar arah yang telah diberikan oleh alat navigasi Anda dan berjalanlah sesuai dengan arah yang telah disimpan dalam memori Anda. Dengan menggabungkan antara entorhinal dan alat navigasi, maka Anda dapat menemukan arah yang akan Anda tuju tanpa harus tersesat lagi.

Tidak ada komentar