Waspadai Suplemen Herbal Palsu Produk Luar

Kesehatan
Image: Shutterstock
Urbanoustics - Anda mungkin pernah mendengar bahwa suplemen non-resep tertentu yang berisi jenis tumbuh-tumbuhan, tanaman dan bahan alami lainnya dapat membantu melakukan segalanya dari meningkatkan metabolisme untuk membantu gejala depresi.

Tapi sekarang Kejaksaan New York menyatakan agar Perusahaan Walmart, Target, Walgreens dan GNC harus menghentikan penjualan beberapa suplemen herbal produksi mereka baik yang untuk di dalam negeri AS maupun yang ekspor ke negara lain.

Hal ini terkait dengan telah ditemukannya banyak pil herbal yang ternyata 100 persen palsu. Dan para ilmuwan AS kini telah memberikan peringatan kepada para konsumen suplemen herbal agar tidak membeli atau mengkonsumsi produk-produk suplemen herbal dari perusahaan di atas.

Menurut siaran pers dari Kejaksaan New York, para ilmuwan menemukan bahwa hanya 21 persen suplemen herbal yang diuji sebenarnya memiliki DNA dari tanaman yang seharusnya. Artinya, 79 persen tidak berisi salah satu dari rempah-rempah yang mereka katakan terkandung di dalamnya.

Selain itu, 35 persen dari produk yang diuji berisi tanaman seperti padi, gandum, kacang dan pinus yang justru tidak tercantum pada label. Dan itu bisa menjadi berbahaya bagi mereka yang memiliki alergi.

"Hasil tes DNA digunakan untuk mengkonfirmasi tentang industri suplemen herbal", kata jaksa agung New York, Eric Schneiderman, dalam siaran pers.

"Pemberian label yang salah, kontaminasi dan iklan palsu adalah ilegal. Mereka juga menimbulkan resiko yang tidak dapat diterima".

Jika Anda khawatir tentang kehilangan nutrisi penting dengan mengkonsumsi suplemen yang kini kita tahu mungkin memiliki nilai gizi yang tidak tetap, para ahli menyarankan agar menambahkan gizi lebih dari makanan seperti buah-buahan, sayuran, gandum utuh, produk susu dan makanan laut untuk diet Anda.

Tidak ada komentar