Sehat Di Masa Perimenopause Dan Menopause

Kesehatan
Photo: Bigstockphoto
Urbanoustics - Organ utama akan terpengaruh ketika tingkat estrogen turun selama perimenopause dan menopause. Dan tubuh Anda mulai mendapatkan nutrisi yang lebih sedikit karena penurunan tersebut.

Setelah seorang wanita menopause, risiko untuk lebih rentan terhadap masalah berat badan, kolesterol, dan resistensi insulin semuanya menjadi lebih tinggi. Bahkan jika Anda memperhatikan apa yang Anda makan dan olahraga secara rutin, Anda tetap masih bisa mengalami kenaikan berat badan jika Anda menopause.

Perbedaan antara perimenopause dan menopause

Perimenopause adalah transisi ke menopause. Ini bisa terjadi pada wanita berusia 30 tahun. Selama periode ini, ovarium menghasilkan kurang estrogen. Dan penurunan estrogen akan terjadi hingga masa menopause.

Gejala perimenopause termasuk adanya penurunan libido, suasana hati yang tidak menentu, nyeri payudara, penambahan berat badan secara bertahap dan kelelahan.

Sedangkan menopause adalah periode ketika seorang wanita berhenti menstruasi. Dengan demikian, seorang wanita menopause tidak lagi bisa melahirkan anak. Selama menopause, indung telur tidak lagi menghasilkan sel-sel telur.

Ini adalah bagian normal dari penuaan. Periode ini terjadi pada wanita usia 45-50 tahun. Tetapi, beberapa wanita dapat mengalami menopause lebih awal. Ini mungkin disebabkan oleh kerusakan ovarium atau gangguan reproduksi lainnya. Semua perubahan ini akan mempengaruhi kesehatan wanita. Kurangnya estrogen berarti kulit dan rambut akan menjadi kering, rontok, bercabang dan penurunan pigmentasi.

Melihat kondisi tersebut, jelas sekali Anda sangat membutuhkan asupan nutrisi yang lebih agar keseimbangan tetap terjaga. Selain diet sehat dan olahraga teratur, ada tiga komponen penting dalam makanan sehari-hari yang harus Anda dapatkan untuk pemeliharaan kesehatan tubuh dan peningkatan kualitas hidup di masa perimenopause dan menopause, diantaranya:

Kaya serat

Bila tingkat estrogen rendah dan lemak mulai menumpuk, terkadang berolahraga saja tidaklah cukup. Anda harus makan makanan tinggi serat, karena hal ini dapat mencegah penyerapan kolesterol dalam aliran darah. Serat adalah senyawa yang sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

Hal ini juga dapat membantu menurunkan berat badan yang lebih. Jadi, mengkonsumsi makanan kaya serat dari sumber alami sangat penting. Namun jangan mengkonsumsi secara berlebihan, karena serat dapat menyebabkan sembelit. Dan menjaga diri agar tetap terhidrasi sangatlah penting, sehingga Anda tidak menderita sembelit.

Tinggi kalsium

Tulang perempuan menjadi rapuh selama menopause. Mereka juga lebih rentan terhadap penyakit seperti osteoporosis. Sangat penting bagi Anda untuk mengkonsumsi kalsium seperti halnya susu yang tinggi kalsium dan rendah lemak.

Kalsium tidak hanya menjaga tulang Anda sehat dan padat, namun ia juga dapat mengarahkan kalori untuk otot daripada lemak. Bagi Anda yang tidak senang mengkonsumsi susu, maka sebagai alternatifnya Anda dapat menggantinya dengan suplemen kalsium.

Untuk memilih suplemen yang baik bagi kebutuhan Anda, maka carilah suplemen yang mengandung 1.000 mg kalsium (lihat pada label kemasan produk). Dan jika Anda ingin tulang selalu kuat, maka konsumsi juga Vitamin D, karena ia dapat meningkatkan penyerapan kalsium secara efisien. Secara bersama-sama, kalsium dan Vitamin D akan mencegah penyakit tulang dan kondisi serius lainnya.

Asam lemak Omega-3

Asam lemak Omega-3 adalah senyawa yang bermanfaat untuk menjaga jantung dan otak agar tetap muda dan sehat. Ia juga dapat menyeimbangkan hormon, membantu dalam menurunkan berat badan, dan mencegah resistensi insulin.

Jadi, pastikan Anda untuk tidak melewatkan mengkonsumsi minyak ikan. Sumber minyak ikan yang tinggi akan asam lemak Omega-3 seperti halnya yang terdapat pada ikan salmon dan sarden.

1 komentar

Serat makanan sangat penting bagi wanita yang menopouse yang terdapat pada sayuran hijau, kurangi makan daging merah seperti daging sapi. Banyak juga makan buah.