Kenali Makanan Pemicu Peradangan Tubuh

Kesehatan
Photo: Bigstockphoto
Urbanoustics - Penyakit yang paling kronis seperti kanker, alzheimer dan penyakit jantung disebabkan oleh peradangan. Selain itu, ketika bagian tubuh meradang, maka kondisi tersebut tentu dapat menyebabkan kemerahan, nyeri dan bengkak atau inflamasi. Hal ini biasanya sembuh dengan penyembuhan respon.

Stres, kurangnya latihan atau genetik juga dapat berkontribusi terhadap peradangan kronis. Tapi diet memainkan peran paling penting dalam menyebabkan dan mencegah peradangan.

Jenis makanan yang Anda makan memicu peradangan tubuh. Dengan menghindari makanan di bawah ini, maka Anda dapat mengurangi risiko masalah kesehatan yang serius.

Makanan tinggi gula

Kue-kue, permen, soda dan minuman kaleng atau kemasan berisi jumlah gula yang tidak sehat. Senyawa tertentu dalam makanan dan minuman tinggi gula dapat memicu pelepasan sitokin. Dan sitokin itu sendiri adalah penyebab inflamasi tubuh.

Pada dasarnya, Anda ingin menghilangkan semua makanan yang mengandung fruktosa atau sukrosa. Jangan pernah melupakan untuk selalu membaca label di balik kemasan. Jika Anda melihat fruktosa atau sukrosa berada pada peringkat tertinggi pada daftar bahan tersebut, Anda harus menghindarinya.

Produk susu

Makanan yang mengandung lemak jenuh sangat tidak sehat. Uji klinis menunjukkan bahwa, makanan dengan lemak jenuh tinggi menyebabkan peradangan jaringan lemak. Ini memperburuk inflamasi arthritis.

Ini juga dapat menyebabkan penyakit jantung. Hindari keju dan susu penuh lemak. Produk susu ini adalah sumber makanan dan minuman yang sangat tidak sehat. Daging merah, biji-bijian, makanan penutup, dan hidangan pasta juga memicu peradangan dalam tubuh. Sebisa mungkin untuk Anda dapat menguranginya.

Makanan gorengan

Semua makanan yang digoreng terutama dengan minyak goreng yang dipakai secara berulang-ulang, juga memicu peradangan dalam tubuh karena lemak. Dalam sebuah studi tahun 1990 oleh Harvard School of Public Health, hasil penelitian menunjukkan bahwa, lemak merupakan pemicu utama yang dapat mengakibatkan peradangan.

Makanan ini termasuk sarapan beku, makanan cepat saji atau junk food, makanan ringan goreng, produk makanan kemasan dan margarines. Hindari makanan seperti kue, donat dan kerupuk karena mengandung minyak hidrogenasi. Sekali lagi, jangan lupa untuk membaca label. Jika makanan yang mengandung minyak sebagian hidrogenasi, maka hindari.

Karbohidrat olahan

Makanan yang dibuat dengan karbohidrat olahan meningkatkan risiko obesitas dan penyakit kronis lainnya, ini menurut Scientific American. Jika Anda didiagnosis dengan gout atau arthritis rheumatoid, hindari semua jenis makanan yang mengandung karbohidrat olahan.

Makanan ini termasuk nasi putih, kentang, roti dan pasta. Makanan tinggi karbohidrat olahan memicu produksi akhir glycation lanjutan.

Produk biji-bijian

Makanan yang dibuat dengan gandum yang mengandung kasein dan protein ini dapat merangsang produksi lendir berlebihan dalam tubuh. Lendir tidak hanya sistem gusi, hal itu juga memperlihatkan untuk racun tubuh. Lebih buruk lagi, kasein juga mempromosikan peradangan. Bagi orang-orang yang menderita penyakit seperti celiac dan artritis, maka menghindari jenis makanan ini sangat dianjurkan.

Tidak ada komentar