Putihkan Gigi Dengan Hidrogen Peroksida

Kecantikan, Lifestyle
Photo credit: Bigstockphoto
Urbanoustics - Hidrogen peroksida (H2O2) adalah cairan bening, sedikit lebih kental daripada air, yang merupakan oksidator kuat. Sifatnya ramah lingkungan karena tidak meninggalkan residu yang berbahaya.

Bahan baku pembuatan hidrogen peroksida adalah gas hidrogen (H2) dan gas oksigen (O2). Hidrogen Peroksida adalah bahan pemutih yang paling tepat dan efisien untuk pembersih luka atau sebagai pemutih gigi (pada konsentrasi yang terukur).

Senyawa ini sering ditemukan di sebagian besar apotek dan toko obat dengan kadar antara 2% hingga 3%. Selama hidrogen peroksida digunakan secara eksternal, itu tidak berbahaya bagi tubuh. Ini sangat efektif dalam memutihkan dan menyingkirkan noda atau flek yang menempel di lapisan gigi.

Langkah 1

Mulailah dengan menyikat gigi dengan pasta gigi biasa, kemudian bilas dengan air. Setelah itu, siapkan kapas bersih lalu tuangkan sedikit hidrogen peroksida ke kapas. Gosok bagian gigi Anda secara merata dengan kapas yang telah dicampur hidrogen peroksida tadi. Ingat, hanya bagian gigi saja, jangan sampai tertelan atau menggosok bagian lainnya.

Langkah 2

Pastikan juga untuk membilas tempat di mana Anda meludahkan cairan. Hidrogen peroksida akan memutihkan permukaan apapun, termasuk wastafel kamar mandi Anda. Berhati-hatilah untuk tidak memercikkan hidrogen peroksida pada pakaian atau handuk berwarna gelap karena akan merusak warna bahan.

Langkah 3

Berkumurlah dengan air biasa beberapa kali agar cairan hidrogen peroksida benar-benar bersih.

Langkah 4

Anda akan melihat perbedaan pada warna gigi Anda setelah menggosok gigi dengan kapas yang ditambahkan hidrogen peroksida. Ulangi satu kali setiap hari sampai gigi Anda kembali putih bersih dan noda atau flek gigi lenyap.

Anda juga dapat mengurangi frekuensi menggosok gigi dengan hidrogen peroksida dari harian ke mingguan, terutama jika gigi Anda sangat sensitif. Dan yang perlu Anda ingat adalah, hentikan menggosok gigi dengan hidrogen peroksida jika cairan menyebabkan iritasi gusi, yang umumnya terjadi karena Anda terlalu lama menggosok.

Sangat normal untuk merasa sedikit sensasi terbakar atau panas di sekitar gigi saat menggosok dengan hidrogen peroksida. Namun hal ini tidak akan merusak gusi atau gigi Anda.

Menggunakan hidrogen peroksida untuk memutihkan gigi relatif aman selama Anda tidak menggosoknya terlalu lama. Bila Anda menggosok gigi dengan hidrogen peroksida terlalu lama, maka akan menyebabkan jaringan mulut Anda akan teroksidasi dan dapat menimbulkan rasa sedikit nyeri atau sakit.

Menurut American Dental Association (ADA), pemutihan gigi menggunakan hidrogen peroksida "aman" selama Anda mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan seperti tidak menelannya, menggosok hanya pada gigi saja, menggosok gigi tidak terlalu lama (1-2 menit), dan segera berkumur dengan air bersih setelah menggosok gigi dengan hidrogen peroksida.

Namun ADA juga merekomendasikan agar Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi Anda sebelum melakukan sesi pemutih gigi secara mandiri diri dengan menggunakan hidrogen peroksida.

Tidak ada komentar