Komunikasi Positif Ibu Dan Putri Remajanya

Parenting
Photo Credit: Comstock/Getty Images
Komunikasi Positif Ibu Dan Putri Remajanya - Berkomunikasi dengan seorang gadis remaja mungkin tidak selalu mudah. Diperlukan sebuah usaha ekstra untuk menumbuhkan interaksi positif yang menguntungkan keluarga.

Cari kesempatan untuk berkomunikasi bila memungkinkan, seperti waktu makan keluarga, atau saat sedang naik mobil. Putri Anda mungkin tidak selalu ingin berbicara, tapi dia akan menghargai apabila mengetahui bahwa dia memiliki orang tua yang menunjukkan minat atas dirinya.

Ajukan Pertanyaan

Ajukan pertanyaan mengenai kondisi dan perkembangan anak Anda. Ciptakan beberapa peluang untuk membuka komunikasi yang baik. Anda dapat mengajukan sebuah pertanyaan pembuka misalnya seperti, "Adakah hal terbaik dan terburuk yang terjadi padamu hari ini?". Dengan begitu, maka jawaban yang Anda terima akan memberikan wawasan ke dalam aspek hidup Anda yang dapat membuat putri Anda bahagia dan mengurangi stress nya.

Memahami bagaimana cara dia memandang dunia dapat meningkatkan hubungan Anda dengannya untuk berkomunikasi secara efektif. Jika dia tidak mau bicara, jangan pernah memaksanya. Cukup membiarkan dia tahu bahwa setiap kali putri Anda ingin berbicara, Anda siap untuk mendengarkan keluh kesahnya.

Dengarkan Putri Remaja Anda

Apa yang tampaknya seperti masalah kecil untuk Anda mungkin menjadi masalah besar untuk anak remaja. Dengarkan apa yang dia katakan dan perhatikan setiap isyarat non verbal, seperti ekspresi wajah dan bahasa tubuh.

Tetap tenang dan hindari gangguan dari lingkungan sekitar. Biarkan anak Anda mengungkapkan seluruh pikirannya sebelum Anda menjawab.

Refleksi Perasaan

Jika Anda berurusan dengan stress yang disebabkan oleh putri remaja atau pengaruh luar, maka hal utama yang harus Anda lakukan adalah ambil waktu sejenak untuk memposisikan diri Anda serileks mungkin. Kontrol pola nafas Anda dengan mengambil nafas dalam-dalam agar detak jantung dan ketegangan otot Anda kembali rileks. Dengan begitu, Anda dapat menekan peningkatan emosi yang keluar secara berlebihan dan tak terkendali.

Hindari menggunakan suara keras atau kata-kata kasar dan nada menuduh pada anak Anda. Yakinkan pada anak Anda bahwa apa yang dia utarakan didengar oleh Anda. Ingatlah untuk memilih bahasa yang tidak menghakimi agar dia tahu bahwa Anda mendengarkan apa yang dia katakan.

Anda harus memiliki rasa empati yang tinggi dengan putri Anda. Cara lembut akan membantunya memilah perasaan yang membingungkan, seperti apa yang harus dilakukan dengan pria yang dia sukai, masalah tekanan di sekolah, atau konflik dengan teman-temannya.

Tanyakan pada anak Anda jika dia ingin saran Anda tentang bagaimana untuk memperbaiki situasi. Dia mungkin ingin pendapat Anda, tapi dia mungkin hanya ingin seseorang untuk mendengarkan.

Membangun Aturan Keluarga

Menetapkan pedoman atau aturan di rumah Anda mengenai perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima. Buat aturan bersama-sama dengan putri Anda sehingga dia merasa suaranya juga didengar.

Anda dapat menggunakan sistem poin untuk menghargai perilaku yang baik daripada konsekuensi bagi perilaku buruk. Buat sistem poin dan memutuskan bagaimana putri remaja Anda dapat memperoleh poin tersebut, seperti melakukan pekerjaan rumahnya atau pulang tepat waktu.

Memberikan imbalan untuk perilaku yang baik, seperti jam malam yang diperpanjang atau kenaikan uang saku. Komunikasi yang baik dan positif dapat mengurangi konflik di rumah Anda.

Komunikasi Tatap Muka

Ketika berkomunikasi dengan putri Anda, lakukan tatap muka. Berikan perhatian Anda sepenuhnya. Matikan televisi atau berhenti melakukan apa pun yang Anda lakukan.

Lakukan kontak mata agar dia tahu Anda tertarik pada apa yang dia katakan. Hindari menyilangkan lengan, yang menunjukkan pesan bahwa Anda tidak terbuka untuk berkomunikasi. Senyum dan mengangguk dalam menanggapi pernyataan non verbal adalah sebuah tanda dalam berkomunikasi yang menunjukkan bahwa Anda memberikan perhatian padanya.

Tidak ada komentar