Hubungan Sukses Antara Orang Tua Dan Anak

Parenting
BananaStock via Getty Images
Hubungan Sukses Antara Orang Tua Dan Anak - Masa remaja mungkin bisa menjadi mimpi buruk bagi orang tua dan juga tantangan terbesar bagi seorang remaja.

Orang tua memegang peranan penting terhadap perilaku dan kemampuan bagi mereka dalam menyayangi dan menetapkan pedoman untuk hidup aman dan saling menghormati. Dan berikut ini beberapa kiat dan saran mengenai apa yang dapat dilakukan orang tua untuk menolong anak remaja mereka dalam menghilangkan kebiasaan buruknya, sekaligus membangun sebuah hubungan yang sukses untuk kehidupan yang positif.

1. Ciptakan batasan yang jelas.

Batasan yang tidak boleh dilewati dan harus ditaati oleh anak. Jika anda mengatakan akan memberi hukuman jika mereka melanggarnya, pastikan Anda konsisten dengan apa yang Anda ucapkan.

Berhati-hatilah dalam mengambil keputusan, karena jika pilihan Anda buruk, maka anak Anda kelak akan melakukan seperti apa yang telah Anda lakukan kepada mereka. Menghukum anak tidak harus dengan cara yang buruk.

2. Masuk ke dalam kehidupan anak Anda.

Waspada dengan siapa anak Anda bergaul, ikuti perkembangan anak di sekolah dan awasi setiap perubahan dalam tingkah laku yang dapat mengarah pada obat-obatan, alkohol, atau tindak kriminal.

Mengikuti perkembangan anak tidak harus dengan membuntuti mereka secara dekat dan langsung, namun banyak cara yang bisa Anda lakukan sekalipun itu jarak jauh. Melakukan monitoring aktivitas anak dapat dilakukan melalui orang-orang terdekatnya yang Anda percaya.

Membangun komunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung, tanya kabar dan kondisi anak Anda, meskipun itu hanya sebuah basa-basi atau hanya sekedar sapaan, namun itu merupakan cara yang sangat baik untuk usaha Anda.

3. Negosiasi.

Duduklah bersama anak Anda dan negosiasikan aturan dan syarat syarat yang realistis, yang dapat diikuti oleh orang tua maupun anak. Masukkan pihak ketiga jika diperlukan.

4. Diskusikan, dan tidak perlu berteriak.

Perilaku agresif mudah untuk dikeluarkan, namun berbicaralah dengan anak remaja Anda seperti dia sudah dewasa, sehingga dia juga bisa bertindak dewasa, dan merupakan umpan balik yang bagus.

5. Memposisikan diri sebagai orang tua dan menjadi teman.

Tugas Anda adalah sebagai orang tua dan juga sebagai teman bagi anak Anda. Ciptakanlah batasan dimana anak Anda dapat tumbuh dengan nyaman dan aman.

Saat Anda berposisi sebagai orang tua, maka sikap ketegasan dan konsisten sebagai seorang pemimpin keluarga adalah hal yang utama, ini akan menjadi contoh bagi anak-anak Anda. Sedangkan saat Anda berposisi sebagai seorang teman, maka Anda akan selalu menjadi seseorang sahabat terbaik yang dapat memberikan solusi dan ide-ide positif pada setiap masalah yang dialami anak Anda.

6. Berikan hadiah.

Untuk sebuah sikap baik, berikan hadiah kepada mereka. Hadiah tidak harus berupa benda atau barang. Sanjungan, ciuman, atau pelukan hangat dapat menjadi hadiah istimewa bagi mereka. Itu akan selalu diingat oleh mereka dan menjadi motivasi tambahan dalam menjalani kehidupan mereka.

7. Memberikan kesempatan.

Jika seorang anak telah melakukan satu kesalahan, itu hal yang wajar. Adakalanya mereka salah dalam memilih jalan.

Disaat seperti itu, beri kesempatan kepada anak Anda untuk melakukan usaha memperbaikinya. Pastikan Anda mengetahuinya dan memberi mereka kesempatan untuk berubah dengan menunjukkan bahwa kepercayaan bisa didapatkan. Ini akan memberikan semangat agar mereka mau berubah sekaligus dapat membantu proses kematangan mereka.

Tidak ada komentar