Ilmuwan Menemukan Bagaimana Sel Kanker Payudara Menyebar

Urbanoustics - Sel-sel kanker menyebar dengan cara migrasi lewat serabut protein yang berfungsi sebagai jalan untuk keluar dari sel tumor.

Sekelompok tim penelitian telah menemukan bahwa sel-sel kanker payudara menyebar ke bagian lain dari tubuh dengan cara menggeser sel lain yang menghalangi jalan keluar mereka dari sel tumor yang aslinya.

Ginekolog, Kanker, Kesehatan, Lifestyle
Metastasis adalah penyebaran sel-sel kanker dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lainnya dan ini adalah penyebab utama kematian pasien kanker. Dengan menyerang jaringan lain dalam tubuh, sel-sel kanker bermigrasi disepanjang serat protein yang berfungsi sebagai jalan keluar dari tumor asli.

Para peneliti menunjukkan pengukuran kuantitatif untuk mengukur sejauh apa sel mampu bergerak.

"Dengan menempatkan nomor ke perilaku sel ini, kita tidak bisa hanya melihat jalur mana saja yang bergeser, tetapi juga berapa banyak jalur yang telah bergeser. Ini membuka pintu untuk menemukan poros penggerak yang paling kuat dari perilakunya dan strategi penggeseran untuk membatasi perilaku invasif ini," kata salah satu peneliti, Anand Asthagiri dari Northeastern University di Boston.

Ilmuwan menemukan bagaimana sel kanker payudara menyebar. Temuan menunjukkan kunci utama dari pergeseran sel yang mendukung metastasis dan jalur molekuler yang memungkinkan hal ini terjadi, ungkap para peneliti. Hasilnya mampu menyediakan pengukuran sejauh mana gangguan genetik memungkinkan pergeseran sel, penemuan ini menawarkan cara untuk menemukan peringkat urutan jalur molekuler dan untuk mengidentifikasi kombinasi gen yang memiliki efek sinergis potensi geser.

"Pergeseran sel yang kami yakini mampu secara invasif meluas adalah properti yang kami lihat mampu bertambah secara bertahap, karena setiap peristiwa kanker dapat mengakibatkan pergeseran derajat invasif. Memiliki tolak ukur memungkinkan kita untuk mengukur seberapa jauh sel telah berubah dan seberapa efektif satu terapi versus lain," kata Asthagiri.

Studi ini telah diterbitkan dalam Journal Biofisik, tim telah mengecap permukaan kaca dengan garis micropatterned protein fibronektin dan kemudian menggunakan time-lapse mikroskop untuk mempelajari tabrakan antara pasangan sel yang diendapkan pada serat perekat.

Pada pola mikro, mereka menirukan kondisi lingkungan tumor. 99 persen dari sel-sel payudara normal berhenti dan berbalik arah pada kontak fisik dengan sel lain. Sebaliknya, sekitar setengah dari sel-sel kanker payudara metastatik merespons tabrakan dengan menggeser masa sel lainnya, menjaga jalur migrasi mereka sepanjang jalur protein.

Tidak ada komentar