Kosmetik Palsu Mengandung Kotoran Tikus

Kesehatan, Kosmetik, Lifestyle
Urbanoustics - Menurut siaran pers yang dikeluarkan oleh London’s Police Intellectual Property Crime Unit, kosmetik tiruan murah pada umumnya diproduksi secara ilegal dan kemungkinan besarnya mengandung bahan-bahan yang tidak sehat bagi tubuh Anda.

Menurut tes laboratorium mereka, parfum tiruan mengandung urin manusia dan sianida. Sedangkan produk kosmetik yang diterapkan ke wajah yang ditemukan mereka, ternyata banyak mengandung jejak arsenik, merkuri dan led. Limbah atau kotoran tikus bahkan banyak ditemukan pada produk ini.

Ada bahaya yang nyata dalam alat rias Anda. Alat-alat styling palsu sangat bertanggung jawab menciptakan suhu terlalu panas dan membakar kulit orang yang menggunakannya. Dari data yang dipublikasikan, saat ini ada $ 139 juta per tahun yang dihasilkan oleh industri kosmetik palsu.

Namun upaya hukum yang ketat hanya berlaku di Britania Raya, dengan mempersulit ruang gerak kosmetik palsu yang saat ini banyak sekali ditemukan, terutama secara online. Sedangkan untuk negara lainnya khususnya Indonesia, kita harus terus mendorong dan memberikan dukungan penuh kepada pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia, untuk memberantas peredaran kosmetik palsu yang saat ini masih sangat banyak sekali beredar secara bebas.

Di tempat yang berbeda, FBI juga telah merekomendasikan kepada seluruh masyarakat di dunia untuk melakukan pemeriksaan lebih mendetail sebelum membeli produk kosmetik. Salah satu poin penting yang mereka jelaskan adalah dengan memeriksa harga item terhadap penjual lainnya. Jika ada selisih yang cukup jauh lebih murah, maka Anda harus berhati-hati dan melihat lebih dekat lagi, mulai dari logo hingga isinya.

Untuk melihat lebih jelasnya lagi, Anda dapat membaca siaran pers nya DI SINI.

Jadi, Anda harus lebih berhati-hati dengan pembelian kosmetik Anda, terutama secara online!

Tidak ada komentar