11 Alasan Dehidrasi Itu Sangat Berbahaya

Dehidrasi, Kesehatan, LifestyleUrbanoustics - Pada saat kita lahir, 73% dari berat badan kita adalah air.

Orang yang sakit dan kelebihan berat badan mengandung 45% air berdasarkan berat rata-rata. Pria dewasa mengandung sekitar 65% air, sedangkan wanita sedikit lebih banyak.

Apakah Anda melihat masalahnya?

Beberapa studi telah memperlihatkan dehidrasi kronis, khususnya bagi obesitas, yang memiliki dampak kesehatan buruk. Kurang minum air putih dapat mengakibatkan penyakit kulit, kinerja pencernaan yang buruk, penyakit ginjal dan bahkan kelelahan kronis serta sakit kepala. Anda mungkin berpikir bahwa itu hanya air, tapi ini adalah masalah serius.

Rata-rata orang dewasa kehilangan 10 gelas cairan tubuh setiap harinya lewat bernapas, keringat dan sistem pembuangan (BAB dan BAK). Dengan melakukan hal-hal seperti minum 2 liter air di pagi hari, maka dapat membantu menormalkan tekanan darah dan membuat organ-organ internal bekerja dengan benar.

Yang harus Anda ingat sekali lagi adalah, Anda telah kehilangan air sepanjang hari melalui buang air kecil, buang air besar dan pernapasan. Jadi, Anda perlu untuk mengisi cairan tubuh yang telah keluar itu dengan mium air putih.

Mengakhiri dehidrasi kronis berarti sama dengan Anda melakukan keajaiban bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. Percayalah, Anda akan merasa sangat sehat.

Dan berikut adalah 11 alasan yang harus Anda perhatikan tentang dehidrasi.

1. Air sangat penting sebagai sumber energi bagi tubuh. Dehidrasi menyebabkan enzymatic yang dapat menghambat aktifitas, sehingga mengakibatkan rasa lelah dan pusing.

2. Saat dehidrasi, tubuh akan menghambat masuknya udara. Karena pada kenyataannya, tubuh memproduksi histamine disaat tubuh kekurangan air, sehingga memicu asma dan alergi.

3. Dehidrasi mengakibatkan kulit menjadi rentan terhadap berbagai penyakit kulit diantaranya seperti dermatitis dan psoriasis, juga keriput dan flek hitam.

4. Tubuh yang kekurangan air dapat mengakibatkan pembuluh darah mengecil dan menyebabkan aliran darah tidak lancar, yang pada akhirnya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

5. Saat tubuh dehidrasi, tubuh akan memproduksi kolesterol lebih banyak untuk mencegah sel dalam tubuh kekurangan cairan, sehingga mengakibatkan kadar kolesterol yang tinggi.

6. Tubuh yang dehidrasi akan mengakumulasi racun dan asam ditempat bakteri berkumpul, sehingga mengakibatkan sistem pembuangan dan ginjal mengalami infeksi serta pembengkakan.

7. Kekurangan cairan tubuh dapat memicu beberapa penyakit pencernaan termasuk diantaranya bisul, radang perut dan kembung.

8. Saluran pembuangan adalah salah satu yang paling rentan jika Anda kekurangan cairan, karena jika kekurangan cairan, sistem pembuangan akan terhambat atau bahkan tidak dapat dilakukan sama sekali, sehingga mengakibatkan sembelit.

9. Persendian membutuhkan cairan. Saat Anda dehidrasi, maka tulang rawan dan persendian menjadi lemah, sakit dan tidak nyaman.

10. Saat Anda mengalami dehidrasi, sel tubuh akan kekurangan energi. Akibatnya, dapat membuat kita memiliki keinginan untuk makan lebih banyak. Padahal, sebenarnya itu adalah tanda dimana tubuh kekurangan cairan.

11. Dehidrasi kronis menyebabkan organ tubuh dan kulit cepat menjadi keriput.

Jadi, biasakanlah minum air putih minimal 8 gelas per hari. Disaat baru bangun pagi, biasakan minum segelas air bersuhu ruangan.

Beberapa kondisi tertentu mungkin membutuhkan konsumsi air lebih banyak seperti halnya disaat berolahraga, lingkungan yang tidak mendukung (cuaca panas), sakit, masa pemulihan, hamil dan menyusui.

Tidak ada komentar