Diet Mudah Dengan Puasa Intermittent

LifestyleDiet Mudah Dengan Puasa Intermittent - Puasa Intermittent atau berselang telah menjadi sangat populer di barat saat ini.

Selain dapat membantu Anda menurunkan berat badan ideal tanpa merasa kelaparan, puasa intermittent ternyata sangat membantu mengurangi resiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung, jika dilakukan dengan benar. Puasa intermittent juga dapat membuat tidur Anda lebih nyenyak dan energi dalam tubuh Anda dalam kondisi tetap seimbang.

Sejauh ini, penelitian sangat mendukung puasa intermittent karena dapat melakukan keajaiban untuk kesehatan Anda. Puasa intermittent adalah jenis puasa yang dijadwalkan, merencanakan waktu makan, dimana Anda menyesuaikan waktu normal periode makan sehari-hari Anda ke jam yang lebih panjang tanpa memotong kalori.

Manfaat dari puasa intermittent:

  • Membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Sensitivitas insulin sangat penting untuk kesehatan Anda, seperti resistensi insulin atau sensitivitas insulin memberikan kontribusi untuk hampir semua penyakit kronis.
  • Menormalkan kadar ghrelin, juga dikenal sebagai 'Hormon lapar'.
  • Meningkatkan tingkat produksi HGH, yang memiliki peran penting dalam kesehatan, kebugaran, dan memperlambat proses penuaan.
  • Menurunkan kadar trigliserida.
  • Membantu menekan peradangan dan melawan akibat kerusakan radikal.
  • Berolahraga dalam keadaan berpuasa dapat membantu melawan penuaan otot dan meningkatkan pembakaran lemak.
  • Latihan yang dikombinasikan dengan puasa intermittent merupakan strategi yang ideal untuk meningkatkan kebugaran Anda.
Puasa intermittent atau berselang ini dilakukan dalam sehari hari sebagai bentuk aktivitas untuk pembatasan kalori, khususnya bagi orang-orang yang mengalami masalah obesitas atau kelebihan berat badan. Ini adalah solusi tepat yang alami dan sangat aman dalam sebuah praktek untuk membuat Anda merasa lebih baik.

Jika strategi puasa (kecuali puasa Ramadhan) untuk diet yang selama ini telah Anda lakukan membuat Anda merasa lemah dan tidak membuahkan hasil, Anda perlu mengevaluasi kembali dan mulailah untuk mencoba menerapkan puasa intermittent ini sebagai penggantinya.

Waktu puasa intermittent yang disarankan adalah sebagai berikut:

  • Jam 7 pagi - jam 11 pagi = puasa
  • Jam 11 pagi - jam 12 siang = olahraga ringan
  • Jam 12 siang - jam 6 sore = makan
  • Jam 6 sore - jam 11 malam = puasa
  • Jam 11 malam ke atas = dianjurkan untuk beristirahat atau tidur
Puasa akan membantu tubuh Anda untuk membakar karbohidrat dan lemak berlebih. Puasa ini dapat dilakukan secara bertahap. Setelah tubuh Anda berhasil beradaptasi dengan merubah jam makan Anda, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk berpuasa selama 18 jam dengan kondisi tetap merasa kenyang.

Selama melakukan puasa intermittent, Anda perlu mengurangi atau menjauhi jenis-jenis makanan tinggi karbohidrat seperti makanan cepat saji, roti, kentang, makanan atau minuman kaleng, dan sejenisnya. Isi diet Anda dengan sayuran, protein sehat, dan lemak sehat seperti mentega, telur, alpukat, minyak kelapa, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.

Tidak ada komentar