Apakah Wajah Ini Terlihat Menakutkan Bagi Anda?

Dunia
Victoria Wilcher.
Apakah Wajah Ini Terlihat Menakutkan Bagi Anda? - Akibat sebuah insiden serangan anjing yang pernah menimpanya, seorang bocah 3 tahun ini diminta untuk meninggalkan sebuah rumah makan cepat saji KFC karena wajahnya membuat takut pelanggan lain.

Salah satu perusahaan makanan cepat saji raksasa dunia, KFC, telah melayangkan sebuah permohonan maaf secara terbuka di depan publik setelah seorang gadis yang masih dalam masa pemulihan pasca insiden penyerangan anjing jenis pitbull  terhadap dirinya ini diminta untuk meninggalkan rumah makan cepat saji tersebut karena penampilannya menakutkan pelanggan lainnya.

Pada hari kamis tanggal 12 Juni 2014 pekan lalu, keluarga bocah cantik ini mempublikasikan foto dirinya di halaman akun Facebook milik mereka dengan pesan:


"Minggu lalu di KFC, Jackson Mississippi, wajah berharga ini diminta untuk meninggalkan lokasi tersebut karena wajahnya menakuti pengunjung lain. Saya pribadi tidak akan pernah menginjakkan kaki di KFC lagi dan secara pribadi akan menulis surat ke pihak CEO", tulis keluarganya.

Pihak KFC menyatakan telah melakukan penyelidikan atas kasus ini. Seorang juru bicara mengatakan, "Terimalah permintaan maaf tulus kami, sementara itu kami mencoba untuk menyelidiki insiden ini. Kami tidak akan memberikan toleransi untuk setiap jenis perilaku tidak sopan yang dilakukan oleh anggota tim kami. Setelah kita memiliki rincian lebih lanjut, kita akan langsung menyelidiki dan mengambil tindakan, dan kami berharap yang terbaik untuk masa pemulihan Victoria".

Menurut surat kabar Clarion-Ledger, seorang bocah perempuan bernama Victoria Wilcher, yang berusia 3 tahun ini harus rela kehilangan mata kanannya, menderita patah pada rahang, hidung dan tulang pipi, ketika ia diserang oleh tiga ekor anjing jenis pitbulls yang ternyata adalah milik kakeknya setelah mereka menerobos masuk melalui sebuah pintu trailernya.

Insiden penyerangan ini terjadi pada bulan April lalu dan kini bocah cantik, Victoria Wilcher, masih menjalani masa pemulihan dari luka yang dideritanya. Terima Kasih...

Journal referensi: Metro UK, Clarion-Ledger

Tidak ada komentar